Kata
Dan akhirnya, pada sepatah kata yang kau tanggalkan, tinggalku lenyap dibawa gundah.
Aku kecewa. Namun nestapa tak pernah membiarkanku merana, lebih lama, dari yang pernah kusangka.
Kuambil sebilai kata dan kuucapkan lelah yang ada.
Pada larik mencerca kusisipkan satu ruang untukku berleha, membentang segala angan tak terjamah.
Kubuat palung tanpa ujung tuk menampung segala yang menggantung.
Pernahku beberapa saat meredam segala kecewa yang ada, dan segalanya rusak hanya bersenjata kata. Yang tak pernah terpikir dapat memisahkan kita.
Jakarta, 13 Maret 2018
Komentar
Posting Komentar