Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Kata

Dan akhirnya, pada sepatah kata yang kau tanggalkan, tinggalku lenyap dibawa gundah.  Aku kecewa. Namun nestapa tak pernah membiarkanku merana, lebih lama, dari yang pernah kusangka.  Kuambil sebilai kata dan kuucapkan lelah yang ada.  Pada larik mencerca kusisipkan satu ruang untukku berleha, membentang segala angan tak terjamah.  Kubuat palung tanpa ujung tuk menampung segala yang menggantung. Pernahku beberapa saat meredam segala kecewa yang ada, dan segalanya rusak hanya bersenjata kata. Yang tak pernah terpikir dapat memisahkan kita. Jakarta, 13 Maret 2018 

Akan

Dan pada detik yang tertambat lambat Aku menertawakan aku yang itu, Akhirnya, Kataku. Aku akan bahagia, Pada satu fajar yang wajar Aku tertawa Bahagia Tidak, setelah ku dengar lebih jelas, Hatiku tertawa Lebih lama Lebih nyata Aku akan bahagia. Pagi itu aku menyusuri jalan Pun senandung indah nuri, Pun hembusan angin, Pun lukisan langit fajar itu, Memberitahuku, Aku akan bahagia. Perlahan ku lepas apa-apa yang tak pantas Perlahan ku ikhlas apa-apa yang tak ingin kulepas Perlahan kutahu, Aku akan bahagia. Sebab kesetiaan, Kedamaian, Kehangatan, Dan segala yang kubutuhkan ada di dalam diriku sendiri,  aku hanya belum menyadarinya kemarin, sibuk mencari Namun fajar ini, Aku tahu, aku akan bahagia. Jakarta, 18 Maret 2018