Luruh


Luruh 


Makna yang sirna, pisah yang akhirnya tercipta, 
Hilang yang terarah, terhempas lalu berkeping, 
Berjalan lalu menemukan, 
Berhenti lalu, aku, luruh

Tak sepersekian detik mata, aku secepat kilat,
Aku tak kenal siapa,
Hujan, hujan, deras hingga tak terdengar suara sayatan,
Sunyi di luar bingar di dalam, 
Aku, luruh

Kejam selembut angin, gelap bagai matahari, 
Di sepanjang di seluruh di setiap di manapun,
Beku, hitam, terdiam di atas awan, 
Aku, luruh

Lalu mana yang harus aku tuju, 
Diriku luruh, dan kamu, utuh. 


Jakarta, 18 April 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jakarta Hari Ini

Entah