Akan
Dan pada detik yang tertambat lambat
Aku menertawakan aku yang itu,
Akhirnya,
Kataku.
Aku akan bahagia,
Pada satu fajar yang wajar
Aku tertawa
Bahagia
Tidak, setelah ku dengar lebih jelas,
Hatiku tertawa
Lebih lama
Lebih nyata
Aku akan bahagia.
Pagi itu aku menyusuri jalan
Pun senandung indah nuri,
Pun hembusan angin,
Pun lukisan langit fajar itu,
Memberitahuku,
Aku akan bahagia.
Perlahan ku lepas apa-apa yang tak pantas
Perlahan ku ikhlas apa-apa yang tak ingin kulepas
Perlahan kutahu,
Aku akan bahagia.
Sebab kesetiaan,
Kedamaian,
Kehangatan,
Dan segala yang kubutuhkan ada di dalam diriku sendiri,
aku hanya belum menyadarinya kemarin, sibuk mencari
Namun fajar ini,
Aku tahu, aku akan bahagia.
Jakarta, 18 Maret 2018
Komentar
Posting Komentar